Nama untuk Putri Sulungku

Syamla usia 4 hari,,,

Syamla usia 4 hari,,,

NAMA UNTUK PUTRI SULUNGKU
By; Syukri Rifai
Nak, entah di usia berapa kamu bisa baca sekaligus juga paham tulisan ini. Ayah hanya ingin memberikan kado istimewa di usia kamu genap satu pekan. Semoga tulisan ini menjadi rekaman sejarah dan kenangan buat kehidupanmu kelak.
Cerita ini berawal ketika gemerlap Ciputat mulai beringsut sepi, di pertengahan malam Rabu, saat jarum jam mengarah ke angka 23.30 WIB, bundamu menelepon dengan suara samar beriring tangisan mengatakan hendak ke bidan. Ayah yakin tangisan itu muncul karena menahan nyeri yang sangat di perutnya. Memang sudah waktunya kamu melihat dunia, putriku. Diliputi harap, cemas dan mulut yang tak henti merapal kalimat thayyibah, ayah berangkat menuju Pondok Ungu, Bekasi.
Sejam kemudian, ayah sudah berada di hadapan bundamu yang tengah merintih menahan nyeri. Kakek dan nenekmu terlihat tenang menjaga bunda, meski mereka tak bisa menyembunyikan wajah cemasnya seraya berusaha melawan rasa kantuk. Ternyata bunda harus diinduksi hingga 2 kantung untuk mendorong putri sulungku lahir. Menurut bidan, rasa mules bunda kurang dan mesti diinduksi, disamping air ketuban yang sudah lebih dulu keluar. Dengan diinduksi berarti rasa sakitnya bertambah, begitu menurut pengakuan bidan. Oleh sebab itu, bunda kerap meracau. Namun, dengan sabar nenek terus menasehati bunda seraya memijit badan anaknya itu dengan rasa sayangnya yang tak berbatas. Ayah juga mendampingi bunda dan selalu mengingatkan agar tak lupa baca shalawat dan selalu memotivasi untuk lahir normal, bukan dengan jalan ceasar.
Alhamdulillah, sebelas jam setelah diinduksi, pada hari Rabu, 17 April 2013 tepat pukul 10.25 WIB, suaramu memecah kecemasan, mengundang syukur tiada henti. Kamu lahir dengan normal, berat badan 3,7 kg dan panjang 4,8 inchi. Subhanallah, putri sulung ayah besar dan sehat. Tak berapa lama, kalimat azan ayah lantunkan dekat telingamu, Nak.
Dua hari setelah dilahirkan, menjelang kepulangan bunda dan kamu ke rumah, bu bidan menghampiri ayah dan menyodorkan form untuk pembuatan akte kamu. Niscaya ayah dan bunda harus sepakat dan seiya tentang nama kamu. Oh iya, jauh hari sebelumnya ayah dan bunda sebenarnya telah menyiapkan banyak opsi untuk nama kamu, terutama untuk nama perempuan. Cleara, Syamla, Nurbelieva, Gifta, dan Shofi diantaranya. Sedangkan untuk nama laki-laki memang masih mencari. Akhirnya, setelah berdiskusi dan sedikit berfilosofi, kami sepakat memberikan nama untukmu; SYAMLA SHAFIYYA GIFTA RIFAI.
SYAMLA, sejatinya adalah akronim dari nama ayah dan bunda; Syukri dan Camelia. Tapi, Syamla memiliki makna jauh dan dalam daripada sekadar gabungan kata. Secara harfiah syamla berasal dari kata syumul, yang berarti menyeluruh; meliputi; komprehensif. Dalam pendekatan agama, sebenarnya syamla sepadu padan dengan kata kaffah. Menukil tulisan Prof. Azyumardi Azra yang berjudul “Religion is Good for You” dalam tajuk Resonansi Harian Republika edisi Kamis (25/04/2013) dikatakan bahwa beragama secara kaffah atau syumul berarti menjalankan agama dengan tiga aspek, meyakini (believing), mengamalkan (practicing), dan merasakan atau mengalami (experiencing). Itulah maksud dari Syamla. Ayah selalu berdoa kamu akan ber-Islam sesuai dengan makna nama yang kamu sandang, Nak.
SHAFIYYA, diambil dari bahasa Latin, ’shopia’ berarti pengetahuan, kebijaksanaan, hikmah, wisdom. Sedangkan jika ditinjau dari bahasa Arab, shafiyya berarti murni, suci, jernih, tenang, indah, perempuan berbudi luhur, teman terbaik. Makna intrinsik dari nama kamu ini, ayah berharap kelak kamu akan menjadi seorang ilmuan, pecinta pengetahuan, yang memiliki akhlak dan budi pekerti luhur. Filosuf yang sufi. Ustadzah yang intelek atau Ilmuwan yang religius.
GIFTA, diambil dari bahasa Inggris, gift; pemberian. Ini merupakan ejawantah dari rasa syukur ayah dan bunda kepada Zat Illahi yang telah memberikan hadiah bagi kehidupan rumah tangga kami. Amanah yang sangat indah. Alhamdulillahirabbil ‘alamien.
RIFAI. The last name ini memang diambil dari nama ayah sendiri. Berarti tinggi, luhur, atau Zat Yang Maha Tinggi. Jika digabung kedua nama terakhir, Gifta Rifai berarti pemberian dari Zat yang Maha Tinggi.
Anakku, tentu nanti engkau boleh menginterpretasi nama kamu sendiri. Tapi, kalau boleh ayah gabungkan nama kamu, maknanya kurang lebih adalah perempuan berbudi luhur, bijak, berpengetahuan, beragama kaffah, pemberian dari Zat yang Maha Tinggi. Panjang ya, Nak…??? ^_^
Tabik.

Kala senja di Ciputat, 25 April 2013

~ oleh ka uki pada 1 Mei 2013.

4 Tanggapan to “Nama untuk Putri Sulungku”

  1. Subhanallaaah.. Nama yg bagus dan mengandung arti yg luar biasa ka🙂
    Semoga kelak De Syamla bisa menjadi kebanggaan Ayah dan Bunda nya…
    Amiiin

  2. Moga Syamla segera membaca tulisan ini🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: